Manual Knowledge Base

Localhost Bisa? tapi di Hosting ko ga bisa?

Qwords.com Manual Knowledge Base August 22, 2008


image_pdf

pernah punya pengalaman kayak judul di atas ga? ”Β Localhost Bisa? tapi di Hosting ko ga bisa? ”

saya sich sering…. πŸ˜€

kadang saya suka mikir “Kenapa ya….? apa hostingnya yang salah gitu? komplen aja gitu?”… πŸ˜€

setelah di cek&ricek (“kayak gosip aja”)..

Ternyata settingan di hosting dan di localhost beda, soalnya untuk hosting lebih strict hal ini dilakukan untuk keamanan, untuk performa server dan lain-lain, dan itu di lakukan untuk kebaikan klient tentunya πŸ˜€ (“bukan karena saya kerja di hosting lhoo ….”).

Karena beda,….

ya… apa boleh buat script yang saya buat harus sesuai dengan settingan di hosting πŸ™

Dari pengalaman yang pernah saya alami, perbedaannya adalah

1. Settingan php.ini

register global, ini yang biasanya kelewat sama para programmer pemula, khususnya saya :D.

Di beberapa hosting, register global OFF dan di localhost biasanya ON, jadi setelah webnya di upload trus diakses, webnya sih nongol tapi klo di klik ko ga pindah2 halamannya atau isi dari variabelnya ga ke kirim πŸ˜€

penanggulangannya :

biasakan jika men-develop/membuat web, settingan dari php.ini-nya sesuai yang disarankan pengembang php atau sesuai dengan settingan php.ini dari hosting anda, misalnya register_global off, safe_mode off, dan lain-lain.

2. Settingan database

untuk yang ini agak ribed,

biasanya salahnya, dikoneksinya

penanggulangannya :

jika ada yang salah mengenai database, coba lihat konfigurasi dari koneksi database anda, pastikan settingannya (hostnya, usernamenya, passwordnya, dan lain-lain) sudah benar. biar jelasnya tentang database ini ada tutorialnya di kb ini klik disini, selain itu cek versi rdbms local anda / rdbms tempat anda membuat web pastikan compatible dengan rdbms hosting anda.

3. Permission file

biasanya ini errornya jika di webnya ada fasilitas upload file, suka ada error cannot mkdir dan semacamnya gitu..

penanggulangannya :

tinggal di rubah aja permission dari folder tujuan upload anda, ubah chown sampai dengan chmodnya, tapi hati-hati tentang upload ini, takutnya hal ini di manfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

pencegahan lubang ini adalah

jika fasilitas upload tadi adalah upload untuk file berupa gambar (bmp, jpg, png, dan lain-lain) pastikan fasilitas ini tidak dapat mengupload file selain file-file tadi. jadi ada penolakan jika ada yang mengupload berupa *.php;*.exe; dan lain-lain.

Selain ‘fasilitas upload’ tadi, ada juga error karena chmod filenya, dengan kata lain filenya tidak bisa di akses karena chmodnya yang error. hal ini kadang terjadi karena proses upload yang tidak sempurna

penanggulangannya

pastikan chmod file-file dan folder-folder kita sudah benar, biasanya chmod yang di sarankan adalah 644 untuk file, dan 755 untuk folder / direktori.

Upload file yang tidak sempurna

ini pernah saya alami, web saya error karena ada file yang tidak terupload, karena waktu mau upload file, file-file web punya saya, saya split menjadi beberapa bagian, jadi ada satu file belum terupload.. error dech πŸ˜€ “maaf soalnya waktu itu saya belum kenal dengan ftp manager atau semacam filezilla gitu”

penanggulangannya :

jika ingin mengupload file yang banyak / besar, gunakan ftp manager(filezilla, smart ftp, dll), karena cpanel atau control panel-control panel lain biasanya ada batasan pada besar file yang boleh diupload.

gunakan ftp manager yang disarankan oleh hosting anda, kalau saya menggunakan filezilla, karena konon katanya filezilla memang disarankan sama cpanel.

dari pengalaman saya ini aja, mungkin temen-temen ada yang punya pengalaman yang beda, bisa di share disini.

Jika ada pertanyaan, silakan menghubungi tim support kami melalui Tombol Buka Tiket dibawah ini:

Buka Tiket

  • nano

    mas aku udah buat file html pake dreamwaver, lalu untuk pembuatan form untuk login, username, posting artikel, pendaftaran pake php localhost terus untuk upload ke hostingnya gimana mas ??

Leave a Comment